Pengen Tau Venture Capital, Masuk Sini!

Alvindwiputra.id – Di dunia yang semakin dewasa dan semakin canggih dengan perkembangan teknologi ini memunculkan banyak sekali istilah-istilah dan singkatan baru yang belum diketahui oleh setiap orang, salah satunya adalah tentang Venture Captial. Lantas apa itu Venture Captial? Apa fungsi atau kegunanaanya? Jika pengen tau tentangVenture Captial, maka di sini akan dijelaskan informasi mengenainya.

Lantas apa itu Venture Captial?

Supaya menjadi lebih mudah untuk dipahami, maka akan dijelaskan menggunakan ulasan yang lebih sederhana. Venture Capital yang biasa disingkat dengan VC merupakan modal berupa uang yang diberikan langsung kepada startup yang berpotensial maupun yang sedang berkembang.

Advertising

Springtime of venture capital

Untuk menjalankan aktivitas managemen, administrasi, penyaluran dan pengawasan VC adalah orang yang disebut dengan nama Venture Capital Fund. Jadi, dapat disimpulkan bahwa VC atau Venture Captial merupakan uang, sedangan Venture Capitalis adalah orang yang menjalankan bisnis tersebut.

Secara sederhana dapat diartikan bahwa Venture Capitalist mempunyai keuntungan dari perusahaan yang mereka berikan investasi. Uang investasi yang didapatkan oleh Venture Captalist adalah uang yang diinvestasikan oleh orang-orang super kaya yang disebut dengan Limited Partner atau LP. Singkatnya, LP menitipkan uangnya kepada Venture Captalist dan LP juga meminjamkan uang untuk memberikan fee kepada Venture Captalist guna untuk menjalankan dan mengawasai investasi tersebut.

Kemudian, orang-orang yang bekerja sebagai Venture Capitalist akan mendistribusikan uang investasi LP (Venture Capital) ke beberapa startup yang masuk ke dalam radar serta kualifikasi yang mereka miliki. Setelah itu, mereka akan menunggu dengan memberikan advice, mencari peluang untuk mendapatkan return dari investasi yang sedang dijalankan dan mereview kinerja berkala startup.

Dari rentrun yang mereka dapatkan, pihak Venture Capirtalis biasanya hanya mendapatkan 20% karena sebagai pihak Venture Capitalist, mereka harus mengembalikan 80% plus dengan management fee kepada pihak LP (Limited Partner).

What’s Venture Capital?

Ekosistem Kapital Ventur

Dari sini sudah dapat diketahui dengan jelas, bahwa proses peputaran Venture Capital ini membutuhkan waktu yang panjang karena mereka harus melewati lamanya siklus perputaran uang, ditambah lagi bisnis ini merupakan bisnis yang beresiko tinggi. Oleh karena itu, pasti diperlukan strategi tersendiri untuk mengurangi resikonya, karena kemungkinan kegagalan sebuah startup terlebih lagi pada fase-fase awal berpotensi sangat besar. Adapun strategi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Strategi Venture Captial pada level startup

Cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan keberhasilan pada startup yang ada pada tahapan awal, yaitu dengan melakukan investasi ke banyak portfolio startup ke dalam waktu yang bersamaan. Kemungkinan besar cara ini sangat cocok digunakan oleh mereka yang hanya bermain di level startup, khususnya bagi mereka yang mempunyai modal yang lebih besar.

2. Stategi Venture Capital dengan menargetkan pencapaian return

Ketika menjanlan bisnis Venture Capital, maka mereka harus menargetkan pencapaian return hingga 10 kali lipat dari jumlah uang yang telah diinvestasikan dalam periode waktu tertentu. Dengan menggunakan cara ini, para Venture Captialist akan berlomba-lomba dalam menemukan dan berinvestasi di startup yang diprediksi akan menjadi perusahaan yang besar.

Mungkin yang menjadi pertanyaan pembaca saat ini adalah, mengapa masih banyak orang yang mendirikan VC? Padahal, bisnis ini memiliki resiko kegagalan yang besar dan semisal berhasil keuntungannya juga harus dibagi kepada LP atau Limited Patner.

Kesimpulan!

Hal yang bisa saja terjadi adalah, mungkin dibalik semua resiko yang akan mereka hadapi, mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dalam periode waktu atau jangka waktu yang lebih lama, yaitu di masa yang akan datang, seperti 5 tahun ke depan atau 10 tahun ke depan.

Dengan adanya artikel ini, diharapkan bahwa apa yang sudah diinformasikan dan tertulis di sini dapat menjawab kebingungan dan pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam pikiran pembaca tentang bisnis mengelola, menjalani dan mengawasi Ventura Capital. Saat ingin memulai terjun dalam bisnis seperti ini, yang dibutuhkan tak hanya strategi yang matang tetapi juga kerja keras, niat untuk terus berusaha untuk memperkecil resiko dan untuk mencegah terjadinya kegagalan di kemudian hari.

Terlebih lagi, pihak Venture Capitalist harus dapat memprediksi perusahaan yang akan menjadi besar nantinya.

Apr 29, 2016 - Posted by alvindwiputra - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *